Dortmund Versi Klopp Telah Lenyap

dortmundfans

Borussia Dortmund bermain gemilang dalam laga pertama bersama pelatih anyar mereka,  Thomas Tuchel, di hadapan pendukung sendiri di Signal Iduna Park. Die Borussien menghancurkan klub Austria Wolfsberg dengan skor 5-0 di babak ketiga kualifikasi Liga Eropa.

Dari dua laga, Tuschel sukses membawa Dortmund menang agregat 6-0 dengan Henrikh Mkhitharyan mencetak tri gol dan juga terlibat dalam satu gol lain.

Namun bukan hanya kemenangan dengan skor besar melawan tim lemah asal Austria yang membuat para pendukung Dortmund bersorak gembira, namun juga permainan yang ditampilkan oleh para penggawa Dortmund, terutama di babak kedua.

“Kami kesulitan mengembangkan permainan di 45 menit pertama dan kami tidak memposisikan diri kami sendiri dengan baik. Namun setelah turun minum, kami terus membaik dan kami bisa memanfaatkan celah antar lini,” kata Tuchel seperti dikutip agen bola terpercaya dari Reuters.

“Ini reaksi yang bagus yang diwarnai pesta gol dan saya tidak bisa lebih bahagia lagi.”

Tuchel juga senang karena kemenangan besar ini terjadi di hadapan pendukungnya sendiri, terutama karena ia ingin segera lepas dari bayang-bayang Juergen Klopp secepat mungkin.

Bersama Klopp, Dortmund mampu mendapatkan dua gelar Liga Jerman, satu Piala Jerman, dan melaju ke final Liga Champions 2013 dalam tujuh tahun terakhir, dan berhasil mematahkan dominasi Bayern Munchen di Bundesliga. Menjadi kesayangan penggemar Dortmund, Klopp undur diri di akhir musim lalu setelah Dortmund sempat berkutat di jurang degradasi.

Pada Kamis (6/8), bayang-bayang Klopp tak terlihat lagi setelah mereka memainkan permainan umpan-umpan cepat yang memaksa lawan mereka menyerahkan ruang.

Mkhitharyan, pembelian termahal dalam sejarah Dortmund ketika ia pindah pada 2013 lalu dengan harga 27,5 juta euro, menunjukkan penampilan terbaiknya setelah pada dua musim sebelumnya ia kesulitan beradaptasi.

Tuchel juga mendapatkan pujian karena memberikan debut bagi pemain berusia 19 tahun asal Jerman, Julian Weigl. Sepanjang pertandingan ia bermain dengan percaya diri walau umurnya masih belia.

“Kami akan lebih segar di beberapa hari ke depan, namun kami dalam jalur yang tepat,” kata Tuchel.