Luiz Adriano : Tidak Ada Kutukan Nomor 9 di AC Milan

Adriano

Striker baru AC Milan, Luiz Adriano menyatakan kegembiraannya setelah selesai menjalani sesi latihan di bawah
kepelatihan Sinisa Mihajlovic. Ia pun merasa optimistis dengan kiprahnya bersama AC Milan.

Pemain asal Brazil itu didatangkan AC Milan dari Shakhtar Donetsk pada bursa transfer musim panas ini, dengan
biaya sebesar delapan juta euro (sekitar Rp 119 miliar). Di Milan, Luiz Adriano langsung dikontrak selama lima
tahun.

“Kami bekerja dengan intensitas yang luar biasa ketimbang yang pernah aku lakukan di Shakhtar, program dan
metode latihan yang diberikan pelatih lebih baik, dengan latihan seperti itu akan membantu pemain khususnya
diriku, kompetisi Serie – A adalah salah satu yang terbaik di Eropa,” Ujar Luiz Adriano.

Luiz Adriano juga menyatakan bahwa dirinya sangat terbantu dengan adanya sejumlah kompatriotnya di AC Milan.
“rekan – rekan satu timku membuat kedatanganku ke Milan menjadi lebih mudah, terutama ada Alex dan Rodrigo
Ely yang berasal dari negara yang sama yaitu Brazil, dengan bantuan mereka aku bisa lebih memahami apa yang di
mau pelatih,” celotehnya.

Pada kesempatan itu juga, Luiz Adriano juga mengomentari tentang mitos nomor punggung 9 di AC Milan yang
kerap dianggap sebagai kutukan. “Aku tidak peduli dengan segala macam kutukan. Nomor punggung 9 memiliki
pesona yang luar biasa, dan sudah waktunya untuk mencetak gol lagi, karena pemain yang memakai nomor 9
identik dengan penyerang haus gol” tutur Luiz Adriano.

Sebelumnya, nomor punggung 9 pernah dipakai Filippo “pippo” Inzaghi yang tampil tajam. Namun setelah Inzaghi
memutuskan pensiun, para pemain yang memakai nomor 9 bisa dibilang tampil melempem, seperti Alexandre Pato,
Alessandro Matri, Fernando Torres, dan Mattia Destro. Padahal pemain – pemain yang disebutkan di atas adalah
striker nan tajam di klub terdahulunya.

Sementara itu, Luiz Adriano tergolong sebagai penyerang yang tajam. Menurut catatan Transfermarkt, saat masih
berseragam Shakhtar Donetsk, Luiz Adriano telah tampil sebanyak 265 laga dengan mencetak 128 gol dan 43
assist. Ketajamannya juga terbukti saat membantu Shakhtar Donetsk berlaga di Liga Champions.…

Penyerang Barcelona Dikabarkan Akan Segera Berlabuh Ke Premier League

174028_pedrotur

Barcelona kini sedang diatas angin ditambah lagi mereka memiliki trio MSN yang sangat tajam di lini depan.Akibat hal tersebut salah satu penyerang Barcelona jarang mendapatkan tim inti di tim karena tidak mampu bersaing dengan Messi,Neymar dan Suarez,Dia adalah Pedro Rodriguez.

Penyerang sayap 27 tahun Spanyol Pedro Rodriguez kabarnya segera bergabung dengan Manchester United dari Barcelona. Nilai transfernya disebut bakal mencapai €30 juta.

Dilansir AS, kubu MU dan Barcelona telah sepakat di angka €24 juta. Itu merupakan pembayaran awal, sedangkan €6 juta sisanya dalam bentuk bonus.

Menurut media Spanyol tersebut, transfer ini bakal terealisasi begitu Presiden Josep Maria Bartomeu bergabung dengan para pemain di Amerika Serikat. Skuat Barcelona, termasuk Pedro, sedang mengikuti turnamen pramusim International Champions Cup 2015 di Negeri Paman Sam.

Pedro memang gencar dikabarkan bakal hengkang dari Barcelona meski baru saja meneken perpanjangan kontrak. Sebelumnya, dia disebut bakal menuju Chelsea. Namun sepertinya, MU lah yang berada di posisi terdepan.

Tetapi di mata pelatih Barcelona Luis Enrique, menegaskan bahwa Pedro sendiri lah yang harus membuat keputusan.Pedro, 27 tahun, mulai akrab dengan bangku cadangan Barca sejak kedatangan Luis Suarez pada musim panas tahun lalu. Walau sudah memperkuat Blaugrana sejak di tim junior, Pedro tidak menutup kemungkinan hengkang.

Belum lama ini Pedro mengaku bahwa dirinya menerima banyak tawaran. Media-media setempat melaporkan tawaran itu dari Premier League yang diyakini datang dari Chelsea dan Manchester United.

Barca sudah setuju menurunkan klasul rilis Pedro dari 90 juta euro menjadi ‘hanya’ 30 juta euro. Ini artinya, Pedro bebas pergi apabila klausulnya itu bisa dipenuhi.

“Saya tidak akan bilang apa yang saya katakan atau apa yang dia (Pedro) katakan kepada saya,” tegas Enrique usai Barca mengalahkan LA Galaxy 2-0 pada laga pramusim tadi pagi.

“Itu adalah keputusan si pemain. Ketika dia mengatakan sesuatu, maka saya juga akan mengatakan sesuatu,” kata dia yang diwartakan Sky Sports.

Sejak menembus skuat utama Barca pada 2007-08, Pedro sudah mencetak 98 gol dan 63 assist dalam lebih dari 300 penampilan di semua kompetisi.…

Gabung Juventus, Zaza Tak Sabar Kolaborasi Dengan Mandzukic

index

Juventus memang kehilangan beberapa pemain bintangnya,seperti Tevez yang kembali ke Argentina untuk membela Boca Junior dan Andrea Pirlo yang bermain di negeri paman Sam new York FC.

Meski begitu,Bianconerri tetap masih memiliki amunisi lainnya yang bisa menggantikan posisi pemain yang telah meninggalkan Juventus Stadium. Sebelumnya kubu Juventus telah mendatangkan beberapa pemain anyar antara lain, Pablo Dybala, Simone Zaza dan Mario Mandzukic di musim transfer ini.

Penyerang anyar Juventus, Simone Zaza, mengaku belum mengenal gaya bermain rekan setimnya, Mario Mandzukic. Namun demikian, Zaza menilai Mandzukic adalah bomber yang ulung.

“Saya tidak bisa bilang mengenal Mandzukic secara baik karena saya baru sekali berlatih dengan dia. Saya pernah melihat pertandingannya dan dia benar-benar seorang bomber di kotak penalti,” kata Zaza dikutip dari Football Italia, Sabtu (18/7/2015).

Persaingan di lini depan Juventus mulai musim depan bakal menarik. Selain Zaza dan Mandzukic, lini depan Juventus terdiri dari Fernando Llorente, Alvaro Morata, dan Paulo Dybala.

Zaza mengaku tidak tahu apakah akan berduet dengan Mandzukic atau tidak, namun itu yang dia harapkan. Zaza juga ingin berduet dengan penyerang Juventus yang lain.

“Sejujurnya saya tidak bisa bilang pemain mana yang paling cocok berpasangan dengan saya,” ujar eks Sassuolo tersebut.

Pemuda 24 tahun itu juga siap terhadap formasi yang akan diterapkan oleh pelatih Massimiliano Allegri.

“Selama dua tahun saya pernah bermain dengan tiga penyerang, namun sejak September lalu saya mulai bermain dengan dua penyerang di tim nasional,” tutur Zaza yang menilai kesempatan bermain merupakan hal yang sangat penting.…

Harga Jual Sterling Ke City Tidak Masuk Akal

sterlingi

Mantan pemain Liverpool,Reheem Sterling dipastikan milik The Blues setelah City menyepakati untuk mengontrak pemain internasional Inggris.Sterling telah meninggalkan Liverpool ke Manchester City dengan nilai transfer 49 juta poundsterling. Nominal yang cukup besar ini mendapatkan sorotan karena Sterling diyakini belum cukup teruji atau masih kurang jam terbang.

Sterling resmi menjadi pemain City setelah klub besutan Manuel Pellegrini itu membayar 49 juta pounds ke Liverpool. Kesepakatan ini disebut sebagai sebuah keuntungan besar untuk ‘Si Merah’ karena nilainya yang masif.

Sebaliknya bagi City, jumlah itu dianggap kurang masuk akal. Eks penyerang Liverpool Stan Collymore menilai Sterling belum cukup terbukti.

Sepanjang musim kemarin, dia mencetak tujuh gol dan delapan assist dalam 35 penampilan di Premier League. Namun performanya dinilai buruk di fase-fase akhir musim. Dalam lima penampilan terakhir, tak satupun gol atau assist diciptakan pemain 20 tahun itu.

Collymore juga percaya kini Sterling memikul beban yang lebih besar, mengingat nilai transfernya sangat besar.

“Dari perspektif Liverpool, mereka mendapatkan kesepakatan yang fantastis dari situasi Raheem Sterling. 50 juta pounds untuk seorang pemain yang tampil sangat buruk di tiga bulan terakhir musim kemarin,” tulis Collymore dalam kolomnya di Boyle Sports, seperti dilansir Soccerway.

“Dia masih sangat tidak terbukti, dia cuma satu kali membantu timnya ke Liga Champions. Dia mencetak empat gol yang memenangkan laga untuk LFC musim kemarin. Mereka tercipta saat melawan Bournemouth, Burnley, Newcastle (United), dan Spurs (Tottenham Hotspur).”

“Mengingat hanya Spurs yang jadi rival di klasemen liga, gol kemenangan melawan tim-tim lainnya itu tidak bikin Anda membuat seorang pemain berharga 50 juta pounds!”

“Setelah finis dengan buruk di musim lalu, akan menarik apakah Sterling bisa mengubah performanya dengan mudah seperti dengan tombol on dan off. Dia akan berada di bawah tekanan besar di Man City,” tambahnya.…

Chile Tidak Gentar Melawan Argentina

chile

Laga final antara Chile melawan Argentina akan berlangsung di Estadio Nacional, Santiago, pada 4 Juli mendatang.
Sementara itu, Paraguay akan berhadapan dengan Peru pada 3 Juli mendatang, guna melakoni laga perebutan tempat ketiga.

Argentina lolos ke final Copa America 2015 setelah meraih kemenangan impresif 6-1 atas Paraguay. .
Argentina menjadi lawan Paraguay di babak semifinal, Rabu (1/7/2015) pagi WIB, kemarin. Bermodal hasil imbang 2-2 di fase grup, di mana mereka bisa mencuri satu poin meski sempat tertinggal dua gol lebih dulu,

Di pertandingan pertama di Grup B itu, Paraguay tertinggal justru karena bermain bertahan. Setelah lebih berani menyerang di babak kedua, Paraguay bisa mencetak dua gol untuk menyamakan kedudukan.

Kembali menghadapi Argentina di semifinal, Paraguay coba menerapkan strategi yang tidak jauh berbeda. Pasukan Ramon Diaz itu bermain terbuka demi mengejar gol.

Tapi permainan terbuka Paraguay tidak diimbangi konsentrasi penuh di lini belakang. Barisan penyerang Argentina pun, yang diisi pemain-pemain seperti Lionel Messi, Sergio Aguero, dan Angel Di Maria, bisa dengan leluasa memaksimalkan kelengahan Paulo Da Silva dkk.

Tapi hal itu tidak membuat Chile, yang jadi lawannya di partai puncak, merasa gentar
Paraguay tahu betul akibatnya bermain terlalu terbuka saat menghadapi Argentina. Striker Paraguay Lucas Barrios pun memberi tips kepada Chile supaya tak bernasib sama seperti timnya di final Copa America.

“Chile harus berhati-hati karena kami tahu jika Anda keluar menyerang Argentina, apa yang terjadi pada kami bisa terjadi pada Anda,” ujar Barrios seperti dikutip Reuters.

“Chile adalah tim luar biasa dengan pemain-pemain hebat, tapi Argentina adalah favorit. Ini jelas akan menjadi final yang luar biasa,” imbuh pemain yang mencetak dua gol ke gawang Argentina di sepanjang gelaran Copa America ini.

Dalam sejarah Copa America, Argentina yang punya 14 gelar juara merupakan tim tersukses kedua. Cuma Uruguay saja yang lebih sukses dari La Albiceleste di ajang tersebut dengan satu gelar lebih banyak.
Sementara itu Chile justru belum pernah juara. Empat kali masuk ke partai final, La Roja senantiasa jadi pihak yang pada akhirnya tertunduk kalah di atas lapangan.

Dengan kehadiran bintang-bintang top persepakbolaan dunia macam Lionel Messi, Angel Di Maria, dan Sergio Aguero di skuat Argentina, plus kemenangan telak di semifinal, tim Tango pun relatif lebih diunggulkan atas Chile–walaupun tim tuan rumah.…